Ya, walau pun AI bisa membantu, tapi setahuku AI khususnya ChatGPT akan menolak mentah-mentah jika kita suruh dia berbuat hal yang menjurus ke kriminal atau menipu orang.

begitu juga backdoor, dia juga akan menolak jika kita minta bikin backdoor untuk aplikasi. Nah, canggihnya AI ini kita bisa meminta dia untuk memeriksa apakah aplikasi tersebut ada backdoor atau tidak dengan mempaste source code yang ada di github, atau bisa juga dengan kirim filenya. Kalau sebatas itu, AI ini sangat bagus untuk meneliti semua, apa lagi jika aplikasi tersebut open source, tapi klo close source, saya rasa akan sulit untuk mengeceknya.
Ai Komersil kayak Chat AI pada umumnya seperti ChatGPT, gemini, Deepseek dll memang bakal menolak permintaan yang berhubungan dengan hacking, Sara, NSFW dll.
Tapi ada AI yang memang di kembangkan khusus untuk sebuah tujuan etikal hacking yang bisa juga di sebut dengan AI Uncensored dan berbasis Open Source.
Seperti model bahasa LLM Tanpa Sensor yang bisa dilatih untuk patuh dengan apapun yang di inginkan pengembangnya, dan Model AI seperti itu ada di lokal komputer pribadi.
Jadi pengembang melatihnya sendiri sesuai dengan keinginan.
Ya, dengan kata lain, jika AI tersebut masih di bawah naungan perusahaan-perusahaan besar, mereka akan menyensor jika sekiranya berbau-bau negatif. Selain offline, atau running chatGPT locally, ada juga AI yang running di Tor site dengan domain.onion. Ini juga uncensored, kita bisa minta macam-macam tu AI untuk misal bikin code phising, atau bikin malware atau sebagainya, namanya dig ai, Saya baru nyoba-nyoba sebentar, dan sepertinya memang tanpa sensor apa pun tuk ngejalaninya.
Bahaya banget bagi pelaku kriminal misal dia mau nyoba cara untuk nyuri isi wallet seseorang, atau cara bikin website phising misalnya, AI ini akan melakukan sesuai permintaan tanpa halangan apa pun.

